Langsung ke konten
Microsoft Resmi Batalkan Everwild & Perfect Dark Reboot Gaming XboxEverwild batalPerfect Dark batal

Microsoft Resmi Batalkan Everwild & Perfect Dark Reboot

Microsoft resmi batalkan game Everwild dan reboot Perfect Dark. Studio The Initiative ditutup imbas PHK massal di Xbox. Berita selengkapnya di sini.

Ival Vallov 2 menit baca 👁 367

Kabar buruk datang dari kubu Xbox. Microsoft secara resmi mengonfirmasi pembatalan dua game paling dinanti, Everwild dan reboot Perfect Dark. Tak hanya itu, studio yang bertanggung jawab atas Perfect Dark, The Initiative, juga dipastikan ditutup.

Keputusan drastis ini diumumkan langsung oleh Matt Booty, pimpinan Xbox Game Studios, dan merupakan bagian dari restrukturisasi besar-besaran di Microsoft.

PHK Massal Melanda Divisi Gaming Microsoft

Menurut laporan, Microsoft telah melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) terhadap sekitar 9.100 karyawan, atau setara dengan 4% dari total tenaga kerja mereka di seluruh dunia. Gelombang PHK ini memberikan dampak signifikan pada divisi gaming.

Beberapa tim Xbox yang terkena dampak paling parah antara lain adalah Rare (developer Everwild), The Initiative, dan ZeniMax Online (dikenal dengan The Elder Scrolls Online). Akibatnya, beberapa proyek besar terpaksa dihentikan.

Everwild dan Perfect Dark Resmi Dihentikan

Dalam pernyataan resminya, Matt Booty mengonfirmasi nasib tragis dari beberapa game yang sedang dikembangkan.

Penutupan The Initiative, studio yang didirikan pada tahun 2018 untuk membuat game-game AAA, menjadi pukulan telak. Mereka diketahui sedang mengerjakan reboot Perfect Dark bersama Crystal Dynamics. Selain itu, sebuah game MMORPG baru dari ZeniMax Online juga dilaporkan termasuk dalam proyek yang dibatalkan.

Masa Depan Xbox: Pernyataan Resmi Matt Booty

Meskipun melakukan pemotongan besar, Matt Booty berusaha meyakinkan para penggemar dan karyawan bahwa visi jangka panjang Xbox tidak berubah. Ia menyatakan bahwa Microsoft akan memberikan dukungan penuh bagi karyawan yang terkena dampak, termasuk pesangon dan bantuan transisi karir.

Ia juga menambahkan bahwa strategi portofolio utama tetap sama: membangun game yang disukai pemain, menumbuhkan franchise terbesar, dan menciptakan cerita baru. "Kami memiliki lebih dari 40 proyek dalam pengembangan aktif, dan jajaran yang kuat menuju 2026," tutupnya.

Namun, untuk saat ini, komunitas Xbox harus menerima kenyataan pahit bahwa dua judul eksklusif yang sangat mereka harapkan tidak akan pernah terwujud.

Bagikan artikel

Komentar

Login untuk meninggalkan komentar.

Artikel Terkait