Saints Row Mati? Sutradara Klaim Embracer 'Ghosting' Prequel
Saints Row diklaim mati oleh design director Chris Stockman. Embracer 'ghosting' ide prequel, membuat harapan gamers pupus. Simak detailnya!
Halo Gamers, ada kabar duka nih dari dunia game open-world. Dilansir dari Fandomwire, design director Saints Row 1, Chris Stockman, secara gamblang menyatakan bahwa franchise Saints Row kini sudah "mati" setelah Embracer Group diduga mengabaikan atau "ghosting" pitch prequel yang ia ajukan.
Saints Row Mati: Kenapa Embracer Mengabaikan Ide Prequel?
Pernyataan mengejutkan dari Chris Stockman ini muncul dalam percakapan Discord, yang kemudian menyebar luas di kalangan penggemar. Stockman, yang berperan penting dalam pengembangan game Saints Row pertama, mengungkapkan bahwa ia diminta untuk mengajukan pitch untuk sebuah prekuel, namun kemudian tidak mendapatkan respons sama sekali dari publisher Embracer Group.
Kondisi ini diperparah dengan ditutupnya studio developer Volition pada tahun 2023 lalu. Sebagai informasi, Saints Row mendapatkan reboot pada tahun 2022, namun sayangnya gagal secara komersial. Kegagalan ini, ditambah dengan serangkaian restrukturisasi dan PHK massal di bawah Embracer Group, membuat masa depan Saints Row semakin tidak jelas.
Franchise yang awalnya dikenal sebagai "klon GTA" ini sebenarnya berhasil menemukan identitasnya sendiri dengan gaya yang lebih absurd dan gila, bahkan memperkenalkan superpower dan invasi alien di seri Saints Row IV. Namun, kini semua harapan untuk melihat kelanjutan atau bahkan prekuel dari kisah geng Third Street Saints sepertinya sudah pupus.
Berita ini tentu saja menjadi pukulan berat bagi para penggemar setia Saints Row yang sudah mengikuti perjalanan franchise ini sejak tahun 2006. Dari persaingan ketat dengan GTA hingga menemukan jalannya sendiri dengan humor dan aksi yang lebih "kentang" dan kadang absurd, Saints Row punya tempat spesial di hati banyak gamers.
Keputusan Embracer untuk mengabaikan pitch prekuel ini kemungkinan besar terkait dengan strategi perusahaan yang belakangan ini fokus pada "memaksimalkan nilai pemegang saham," yang seringkali berujung pada PHK dan penutupan studio. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada potensi nostalgia dan ide segar, pertimbangan finansial seringkali menjadi prioritas utama.
Meskipun Saints Row mungkin sudah tidak ada, untungnya ada beberapa alternatif game open-world yang bisa mengisi kekosongan tersebut. Kamu bisa coba Sleeping Dogs untuk pengalaman narasi kriminal yang kaya di Hong Kong, Just Cause 3 jika kamu suka kekacauan dan ledakan ala Saints Row akhir, atau Mafia: Definitive Edition untuk cerita gangster yang lebih grounded dan serius seperti Saints Row awal.
FAQ Gamer: Pertanyaan Populer Seputar Saints Row
Q: Apakah Saints Row benar-benar mati? A: Menurut Chris Stockman, design director Saints Row pertama, iya. Embracer Group diduga mengabaikan pitch prequel darinya, membuat harapan akan kelanjutan atau prekuel pupus.
Q: Mengapa developer Volition ditutup? A: Developer Volition ditutup pada tahun 2023 setelah reboot Saints Row (2022) gagal secara komersial dan sebagai bagian dari restrukturisasi Embracer Group.
Q: Ada game mirip Saints Row yang bisa dimainkan? A: Tentu! Kamu bisa coba Sleeping Dogs untuk narasi kriminal yang kuat, Just Cause 3 untuk aksi eksplosif, atau Mafia: Definitive Edition untuk pengalaman gangster yang lebih realistis.
Baca Juga: Asha Sharma Jadi CEO Microsoft Gaming, Phil Spencer Pensiun
Menurutmu, game apa yang paling pas untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Saints Row? Yuk, mabar dan diskusikan di kolom komentar!
Komentar
Login untuk meninggalkan komentar.