Sutradara Dead or Alive 6 Hengkang dari Bandai Namco Setelah Tekken 8
Yohei Shimbori, sutradara game Dead or Alive dan asisten sutradara Tekken 8, mengumumkan kepergiannya dari Bandai Namco.
Kabar mengejutkan datang dari industri game! Yohei Shimbori, sosok yang dikenal luas sebagai sutradara di balik seri Dead or Alive, baru-baru ini mengumumkan kepergiannya dari Bandai Namco Studios. Pengumuman ini datang setelah ia terlibat dalam pengembangan game fighting fenomenal, Tekken 8, sebagai asisten sutradara.
Shimbori memiliki rekam jejak yang panjang di dunia game. Selama satu setengah dekade, ia menjadi bagian penting dari seri Dead or Alive saat masih di Koei Tecmo. Perannya sangat signifikan, mulai dari menjabat sutradara untuk Dead or Alive Dimensions, Dead or Alive 5 (termasuk Ultimate dan Last Round), hingga Dead or Alive 6, di mana ia juga bertindak sebagai produser.
Pada tahun 2021, Shimbori memutuskan untuk berpisah dengan Koei Tecmo dan bergabung dengan Bandai Namco. Di sana, ia mengemban tugas sebagai asisten sutradara untuk proyek besar Tekken 8. Keterlibatannya di Bandai Namco, khususnya pada bagian pengembangan di luar game, sangatlah mendalam.
Alasan dan Rencana Masa Depan
Melalui sebuah unggahan di platform X, Shimbori menyampaikan bahwa ia akan meninggalkan Bandai Namco Studios pada akhir Agustus ini. Meskipun alasan pasti kepergiannya dan rencana masa depan masih dirahasiakan, ia memberikan sedikit bocoran. "Saya akan bisa bergerak lebih bebas dan mengambil tantangan baru yang memanfaatkan kekuatan saya," tulis Shimbori. "Mungkin akan memakan waktu, tapi saya akan terus bekerja keras untuk menghadirkan game-game seru, jadi saya harap kalian akan terus mendukung saya."
Ia juga mengucapkan terima kasih tulus kepada banyak pihak, termasuk para penggemar, yang telah memberikan dukungan selama di Bandai Namco. "Saya menerima dukungan dari banyak orang, termasuk pelanggan kami. Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan rasa terima kasih yang tulus. Terima kasih banyak!"
Nasib Seri Dead or Alive
Sejak kepergian Shimbori dari Koei Tecmo, belum ada entri utama baru dalam seri game fighting Dead or Alive. Ini berarti Dead or Alive 6 yang rilis tahun 2019 masih menjadi bab terakhir untuk saat ini.
Seri ini dikenal dengan grafisnya yang sangat realistis dan sistem pertarungan yang mudah diakses. Namun, ia juga sering mendapat kritik karena kontennya yang dianggap terlalu sugestif secara seksual, terutama fitur 'jiggle physics' yang terkenal itu.
Koei Tecmo sendiri pasca Dead or Alive 6 lebih fokus pada spin-off seperti Dead or Alive Xtreme 3 Scarlet (yang menampilkan kompetisi seperti voli pantai dan 'butt battles') dan game simulasi kencan Venus Vacation Prism: Dead or Alive Xtreme. Kedua game ini hanya dirilis di Asia.
Kepergian Yohei Shimbori tentu menimbulkan banyak pertanyaan tentang masa depan proyek-proyek game yang akan ia garap. Kita tunggu saja gebrakan baru dari sosok berbakat ini!
Komentar
Login untuk meninggalkan komentar.