Langsung ke konten
PETA Kembali Berulah, Minta Nintendo Hapus Cincin Hidung Karakter Sapi di Mario Kart World Gaming Mario Kart WorldNintendoPETAKontroversi GameAnimal Rights

PETA Kembali Berulah, Minta Nintendo Hapus Cincin Hidung Karakter Sapi di Mario Kart World

Organisasi hak hewan PETA kembali membuat kontroversi dengan menuntut Nintendo mengubah desain karakter sapi 'Cow' karena cincin hidungnya.

Ival Vallov 2 menit baca 👁 220

Organisasi hak hewan kontroversial, PETA (People for the Ethical Treatment of Animals), kembali menjadi sorotan setelah menuntut Nintendo untuk mengubah penampilan salah satu karakter favorit penggemar di Mario Kart World.

Game Mario Kart World, yang dirilis awal tahun ini untuk Nintendo Switch 2, menampilkan 50 karakter yang dapat dimainkan, termasuk wajah lama seperti Peach, Bowser, dan Yoshi, serta sejumlah NPC (Non-Playable Character) seperti Goomba, Wiggler, dan Penguin. Salah satu karakter yang dengan cepat menjadi favorit adalah Cow, terinspirasi dari sapi pengembara yang telah menjadi ciri khas lintasan bertema pertanian sejak Mario Kart 64.

Namun, PETA mengklaim bahwa desain Cow tersebut, khususnya cincin di hidungnya, mempromosikan kekejaman. Joel Bartlett, Wakil Presiden Pemasaran PETA, telah mengirim surat kepada bos Nintendo, Shuntaro Furukawa, minggu lalu untuk menuntut perubahan.

"Cincin logam di hidung Cow mengabaikan kekerasan di dunia nyata. Biarkan Cow balapan dengan bebas—tanpa pengingat industri yang memperlakukan hewan seperti mesin," tulis Bartlett dalam suratnya. "Di dunia nyata, cincin hidung digunakan oleh industri daging dan susu untuk mengeksploitasi dan mengendalikan sapi. Kami tahu Mario Kart World hanyalah sebuah game—dan itulah mengapa cincin hidung Cow harus dihilangkan. Mario Kart seharusnya menjadi pelarian yang menyenangkan, bukan pengingat alat menyakitkan yang digunakan pada sapi di industri daging dan susu. Tidak ada yang ingin memikirkan penderitaan hewan saat melaju di trek balapan."

Seruan PETA dan Rekam Jejak Kontroversi Game

Sebagai tindak lanjut, PETA juga mengunggah pernyataan di media sosial yang meminta Nintendo untuk "biarkan cincin itu untuk Sonic," dan saat ini organisasi tersebut meminta penggemar untuk menandatangani petisi sebagai dukungan.

Ini bukan kali pertama PETA bermasalah dengan video game. Pada tahun 2020, organisasi ini mengkritik Nintendo karena "mendorong perilaku kejam terhadap ikan dan serangga" di Animal Crossing: New Horizons. Mereka juga pernah meluncurkan game tiruan Pokémon yang memungkinkan pemain membantu PETA "membebaskan" Pikachu dan teman-teman dari Pokéball. Selain itu, mereka telah mencoba untuk menambahkan pembaruan vegan ke Palworld dan mendorong pengembang untuk mengganti senjata di Hunting Simulator dengan kamera.

Tuntutan PETA ini menuai beragam reaksi dari komunitas game. "Hei PETA, seharusnya Anda lebih peduli pada hewan HIDUP daripada yang fiktif," tulis seorang penggemar di Instagram. "Masalah yang sangat kecil dan karakter fiktif," tambah penggemar lainnya, menunjukkan bahwa banyak yang menganggap protes ini berlebihan.

Bagikan artikel

Komentar

Login untuk meninggalkan komentar.

Artikel Terkait