NetEase Bantah Marvel Rivals Pakai EOMM: Pemain Tetap Skeptis?
NetEase membantah Marvel Rivals menggunakan EOMM. Namun, banyak pemain masih skeptis karena matchmaking yang tidak seimbang. Simak detail lengkapnya!
Pemain game Marvel Rivals lagi ramai membicarakan sistem matchmaking. Banyak yang curiga game ini pakai EOMM (Engagement Optimized Matchmaking), bukan SBMM (Skill-Based Matchmaking). Kenapa bisa begitu?
NetEase Bantah Gunakan EOMM
Setelah rumor ini beredar luas di komunitas, NetEase, selaku developer Marvel Rivals, akhirnya angkat bicara. Mereka dengan tegas membantah tuduhan penggunaan EOMM. Melalui akun resmi Marvel Rivals, mereka menyatakan:
Hi Rivals! Seiring dengan terus berkembangnya game kami, kami ingin menegaskan kembali bahwa Marvel Rivals tidak menggunakan EOMM. Kami sedang membuat video untuk menunjukkan wawasan developer kami tentang sistem matchmaking dan ranking, yang diharapkan akan dirilis minggu depan.
Video penjelasan ini dijanjikan akan rilis minggu depan untuk memberikan gambaran lebih jelas tentang cara kerja sistem matchmaking dan ranking mereka. Tujuannya tentu untuk meluruskan segala kesalahpahaman yang ada.
Pemain Masih Belum Yakin
Meskipun ada bantahan dari NetEase, sebagian besar komunitas pemain Marvel Rivals tampaknya belum sepenuhnya yakin. Mereka masih sering merasakan pertandingan yang terasa sangat tidak seimbang, seolah ada "sesuatu yang aneh" dengan sistemnya.
Keluhan utama para pemain adalah sistem matchmaking berbasis Elo yang dirasa tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Banyak yang merasa perbedaan skill antar pemain dalam satu pertandingan terlalu jauh. Contohnya, ada pemain Grandmaster yang sering "nyasar" ke lobi pemain Gold. Ini jelas membuat pengalaman bermain jadi frustrasi, apalagi bagi mereka yang sedang berusaha naik rank.
Para pemain menginginkan sistem yang memungkinkan mereka berkompetisi di "lapangan bermain" yang seimbang. Mereka lebih memilih kualitas matchmaking yang bagus daripada sekadar cepat menemukan pertandingan.
Bukan Kali Pertama Marvel Rivals Hadapi Isu Serius
Isu matchmaking ini bukan masalah besar pertama yang dihadapi Marvel Rivals. Sebelumnya, di Season 2.5, ada masalah serius dengan hitbox karakter yang merusak pengalaman bermain. Perubahan balancing karakter juga sering jadi perdebatan karena dianggap membuat beberapa hero jadi tidak efektif.
Banyak pemain merasa game ini lebih condong ke "kekacauan" daripada "kerjasama tim" yang terencana. Sayangnya, alih-alih perbaikan fundamental yang meningkatkan pengalaman bermain, NetEase lebih sering merilis banyak skin baru.
Komunitas sebenarnya sangat aktif memberikan ide-ide untuk perbaikan gameplay, tapi sayangnya NetEase terkesan kurang mendengarkan. Padahal, perbaikan kecil seperti membiarkan pemain memamerkan hero favorit mereka saja bisa sangat meningkatkan pengalaman.
Dengan berbagai isu yang terus berlanjut, terutama soal matchmaking yang krusial, muncul pertanyaan: Apakah kita menukarkan gameplay yang seimbang dengan deretan skin yang mengilap? Mungkin sudah saatnya pemain Marvel Rivals menuntut lebih dari sekadar pembaruan kosmetik. Bagaimana menurutmu?
Komentar
Login untuk meninggalkan komentar.